Kamis, 24 Desember 2009

WIDODO AKUI PERSIBA LEBIH BAIK DARI PERSELA


BALIKPAPAN-Pelatih Persela Widodo C Putra dengan sportif mengakui keunggulan Persiba yang mengalahkan timnya 2-1 pada pertandingan Rabu sore tadi, di kandang Persiba Balikpapan.

Menurut Widodo, dua goal yang dihasilkan Persiba merupakan hasil pemanfaatan celah dan kelalaian pemainya. “Gol pertama Persiba yang dilesakan Sultan sama karena kemampuan J-lo yang memanfaatkan celah sedangkan gol kedua karena ada bola clear yang tidak bisa diantisipasi Tomy Rifka sehingga J-lo dengan bebas menjebol gawang Fauzan,” terang Arsitek Persela Widodo C Putro usai pertandingan.

Widodo pun mengucapkan selamat kepada Persiba yang bermain bagus menghadapi timnya. Ia mengkui babak pertama timnya terbawa irama permainan tuan rumah. “Memang babak pertama kita mendapat tekanan dan mengikuti ritme permainan Persiba tapi di babak kedua pemain kita meningkatkan tempo permainan, ”tandasnya.

Lanjut Widodo, pemain baru menemukan permainan setelah babak II dan bisa menunjukan hasilnya pada menit 83 setelah kurniawan mencetak gol. “Mereka baru bisa meningkatkan tempo karena pada babak pertama baru adaptasi lapangan. Setelah itu banyak peluang-peluang yang tercipta di babak kedua,” ucapnya.

Widodo juga sempat menyoroti kinerja wasit yang dinilai harus banyak belajar kembali. “Seharusnya wasit memberikan kartu kuning kepada pemain persiba yang diving,” cetusnya.

Sedangkan Pelatih Persiba Haryadi mengaku tim sangat kelelahan menghadapi Persela sehingga tempo permainan persiba menurun pada babak kedua. Sedangkan pada babak kedua lebih banyak bertahan dan memanfaatkan serangan balik. “Menurun bukan karena cepat puas tapi karena pemainnya sangat kelelahan fisik,” tandasnya.

Baca Selengkapnya...

Rabu, 23 Desember 2009

PERSIBA BUNGKAM PERSELA 2-1


BALIKPAPAN-Tim tuan rumah Persiba Balikpapan unggul 2 - 1 atas Persela Lamongan pada pertandingan sepakbola kompetisi Indonesia Super League (ISL) di Stadion Persiba Balikpapan, Rabu, 23 Desember 2009 sore tadi.

Gol kemenangan Persiba dicetak oleh Sultan Samma (22) pada menit ke-18 babak pertama, setelah membobol gawang Persela yang dijaga oleh kiper Fauzan Mubaraq (72).

Unggul dengan kedudukan 1 - 0, tim tuan rumah membuat Persela kewalahan melayani permainan Persiba, ditambah dukungan dari suporternya.

Kemudian hingga babak pertama berakhir tim Persiba tetap unggul dengan kedudukan 1 - 0 dari Persela.

Babak kedua dimulai permainan bagus mulai ditunjukan oleh tim Persela, dimana beberapa gawang Persiba yang dijaga oleh I Made Wirawan terus diserang namun gagal.

Sementara itu, tim Persiba pada babak kedua terlihat pola permainan mengalami penurunan, namun demikian, masih mampu menambah angka kemenangan dari gol yang dicetak oleh pemain asal Chili, Julio Lopez (9) pada menit ke- 81.

Unggul dengan kedudukan 2 - 0, membuat tim Persela bermain lebih keras untuk memperkecil kekalahan, sehingga pada menit ke- 83 babak kedua, Persela mampu memperoleh angka dari gol yang dicetak Kurniawan. DY (10), maka kedudukan 2 - 1.

Pada pertandingan kali ini, wasit yang memimpin adalah Jerry Elly dari Bogor dan sempat mengeluarkan empat kartu kuning untuk kedua kesebelasan.

Pemain Persiba yang memperoleh kartu kuning adalah Hamid Reza Zakaria (5) pemain asal Iran pada menit ke- 26 babak pertama dan Mijo Dadic (20) pemain asal Kroasia pada menit ke- 69 babak kedua.

Kartu kuning untuk pemain Persela diberikan wasit Jerry kepada Varney Das Bokay (70) pada menit ke- 9 dan Sukadana (44) pada menit ke- 20 keduanya pada babak pertama.

Menanggapi kekalahan tim asuhannya pelatih kepala Widodo C Putra mengatakan bahwa permainannya adalah bertahan total serta menyerang.

Widodo juga menyampaikan kekecewaan terhadap wasit Jerry yang memimpin pertandingan karena beberapa kali kesalahan yang dilakukan oleh pemain Persiba tapi tidak ada peringatan.

"Pada babak pertama permainan anak asuh saya belum berkembang, karena masih melakukan adaptasi terhadap lapangan," katanya.

Mengenai permainan anak asuhnya pada babak kedua, pelatih Persiba Hariyadi mengatakan karena para pemain Persiba mengalami kelelahan.

"Kondisi pemain yang kelelahan bisa terlihat, seusai bertanding di Samarinda melawan Persijap Jepara dan masih mengalami beban mental," jelasnya.(*)

Baca Selengkapnya...

PESTA PERSIBA DUKA PERSELA


BALIKPAPAN-Di Balikpapan, tuan rumah Persiba berjaya lewat kemenangan atas Persela Lamongan. Persela Lamongan harus memendam ambisinya untuk bisa mencuri poin dari Persiba Balikpapan. Sebab, Laskar Joko Tingkir dibuat tak berdaya oleh anak asuh Hariyadi dengan skor tipis 2-1, Rabu (23/12/2009) di kandang Beruang Madu Stadion Persiba, Balikpapan. Persiba memuaskan pendukung setianya Balistik dengan menundukkan Persela 2-1. Kedua gol tuan rumah dicetak Sultan Samma (di menit 18) dan Julio Lopez (81). Persela memperkecil skor melalui striker veteran Kurniawan Dwi Julianto di menit 83.

Kemenangan ini membuat Persiba tetap menduduki posisi dua di klasemen dengan nilai 24, terpaut tiga angka dari pimpinan sementara, Arema. Sedangkan Persela turun satu angka tangga ke tempat keempat dengan koleksi 19 poin dari 10 pertandingan.

Persela datang ke Balikpapan dengan semangat ingin mendapatkan paling tidak satu poin. Selain itu, mereka juga ingin mengkudeta Persiba dari posisi runner-up klasemen sementara. Sayang, bukan tiga poin yang didapat, tapi anak asuh Widodo CP itu menyerah dengan tim Beruang Madu dengan skor 2-1.

Pesta Persiba diawali dengan gol punggawa Timnas Indonesua U-23, Sultan Samma. Pemain muda satu ini menyarangkan bola ke gawang Fauzal Mubaraq menit 18. Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Fabiano da Rosa cs mencoba membangun serangan dengan memasukkan Amsar Reza dan Khomad Suharto. Selain itu, Persela juga menarik Dicky Firasat dan memasukkan nama striker gaek, Kurniawan DY. Tapi justru Persiba menggandakan kedudukan melalui Julio Lopez.

Mantan striker PSIS Semarang dan PSM Makassar ini menyarangkan bola menit 81. Gol ini sekaligus menjadi gol kesembilan JLo selama membela Persiba. Selain itu pemain Argentina ini sementara menduduki puncak daftar top skor. Persela akhirnya mampu memperkecil kedudukan melalui Kurniawan tujuh menit sebelum bubaran.

Kemenangan ini membuat Persiba bercokol di posisi kedua klasemen sementara dengan 24 poin di bawah Arema. Sedangkan Persela tak beranjak dari peringkat ketiga dengan 19 poin dari 10 kali pertandingan.


Baca Selengkapnya...

PERSIBA TIDAK DIPERKUAT TRIO YOUNG GUNS


BALIKPAPAN – Ujian berat kembali menyambangi Beruang Madu dalam persiapannya menjamu Persela Lamongan, Rabu (23/12) besok. Setelah kehilangan Johan Yoga Utama dan Hendro Siswanto akibat cedera, kini pasukan Hariyadi harus ditinggalkan Feri Ariawan akibat akumulasi kartu.

Absennya Feri cukup menyesakkan bagi Persiba yang mencoba kembali menapaki jalur aman di papan atas Superliga. Posisi sebagai runner up dengan koleksi 21 poin hasil 13 kali bertanding memang belum sepenuhnya aman hingga akhir tahun. Pasalnya tim yang kali ini menyambangi Stadion Persiba tidak lain adalah peringkat 3 klasemen.

Kehilangan Feri akibat kembali mengantongi kartu kuning saat menghadapi Persijap Jepara di Samarinda (20/12) lalu jelas membuat Hariyadi was-was. Pasalnya di saat para penyerangnya tidak mampu menunjukkan performa ciamik dalam penyelesaian akhir, Feri yang biasanya bergantian posisi dengan Julio Lopez sebagai penyerang lubang acap kali memberikan solusi dalam hal penyelesaian akhir. “Dia pemain kreatif, pasti ini menjadi kerugian bagi kami,” ucap Hariyadi.

Tapi dengan absennya pemain 21 tahun tersebut, membuat Hariyadi memiliki kesempatan melakukan eksperimen menambah tukang gedor dari menit awal. Untuk ditandemkan dengan Julio Lopez yang posisinya kian tak tergantikan dengan koleksi 8 gol, nama Sultan Samma dan Park Jung-hwan atau Gendut Dony bisa secara bersamaan diturunkan. J-lo bisa saja ditarik sedikit ke belakang demi melapis pos yang ditinggalkan Feri. Sementara sebagai ujung tombak, nama Sultan Samma dan Park Jung-hwan yang belum sekalipun diduetkan bisa menjadi senjata baru.

Eksperimen seperti itu mungkin saja diterapkan kala latihan terakhir sebelum pertandingan, pagi ini. Persiba yang kemarin memilih meliburkan pemain demi recovery usai partai melelahkan di pertandingan terakhir mereka, belum menunjukkan ramuan seperti apa yang akan dicoba kala menjamu Persela. “Ya, kami perlu istirahat. Besok pagi (pagi ini, Red.) baru latihan dan uji coba lapangan,” ucap Hariyadi.

Hal yang sama juga dialami Persela Lamongan yang baru tiba di Balikpapan, Senin siang kemarin. Anak asuh Widodo C Putro tidak melakukan aktivitas di lapangan hijau, juga dengan alas an pemulihan kondisi fisik. “Kami baru datang, dan masih perlu istirahat,” ujar Widodo.


Baca Selengkapnya...

PERSELA BIDIK SATU POIN DI KANDANG PERSIBA


BALIKPAPAN-Satu poin ditargetkan pelatih Persela Lamongan Widodo C. Putra, saat akan menghadapi tuan rumah Persiba, dalam lanjutan LSI, di Stadion Persiba Balikpapan, Rabu (23/12).

Namun dengan demikian, pasukannya harus tetap waspada pada laga besok, bisa dipastikan tuan rumah akan bermain sangat agresif, karena tampil dihadapan banyak suporter fanatiknya yakni Balistik (Balikpapan Suporter Fanatik)

"Karena itu kenapa kami harus realistis dan tidak berani sesumbar, raihan satu poin sudah cukup mengingat kekuatan kami berimbang," ungkap Widodo.

"Terbukti, selama ini kami saling kejar dalam peroleh poin di papan atas. Tapi kalau ada kesempatan meraih kemenangan, tentu akan kami manfaatkan sebaik mungkin," imbuhnya.

Widodo tak mau menganggap remeh lawan, pasalnya striker anyarnya Julio Lopez yang sangat lihai dalam mengolah bola bisa saja mengancam gawangnya, namun Persela tak ingin memilih pengawalan khusus terhadapnya.

"Kita kawal saat tertentu saja. Meski tubuhnya kecil, tapi gerakannya seperti belut, sangat licin dan berbahaya," terang Widodo.

Meski pemain intinya FX Yanuar tidak akan diturunkan besok, karena terkena akumulasi kartu kuning, namun Widodo tetap akan melakukan rotasi skuadnya, karena masih memiliki pemain cadangan yang handal untuk dimainkan.

"Rotasi pemain biasa kita lakukan dan dikita tidak ada lapis satu atau dua semua siap diterjunkan jika dibutuhkan, sebagai pengganti FX Yanuar, kami masih memiliki Taufik Kasrun, Fadli Hairiri dan Aun Carbini, kita lihat nanti siapa yang siap," tutupnya.




Baca Selengkapnya...

MEMANFAATKAN MASA RECOVERY


BALIKPAPAN-Tuan rumah dalam kondisi tidak menguntungkan menghadapi duel ini. Kelelahan membuat direktut teknik Daniel Roekito menginstruksikan pelatih agar tidak menggelar latihan bagi pemain, supaya segar saat menjamu Persela di Samarinda. Sejumlah pemain absen karena cedera dan akumulasi kartu, yakni Hendro Siswanto dan Johan Yoga Utama, serta Fery Aryawan.

Berbeda dengan Persiba, kondisi Persela justru menguntungkan menyusul ditundanya laga melawan PSM Makassar akhir pekan kemarin. Dengan demikian, Persela dalam kondisi fisik yang bugar, karena memiliki waktu istirahat lebih baik. Persela juga bisa menurunkan seluruh kekuatan terbaiknya, kecuali bek tengah FX Yanuar. Mesin gol Martins Zada juga bisa tampil.

Persela Lamongan sedang dalam kondisi on fire jelang big match Rabu (23/12) besok. Sementara kondisi Persiba Balikpapan juga tak jauh berbeda. Tim besutan pelatih kepala Hariyadi dan penasehat teknis Daniel Roekito itu justru sedang bagus-bagusnya. Keberhasilan mengalahkan Persijap Jepara dalam laga usiran yang dimainkan di Samarinda, masih membayang segar di memori penggawa Beruang Madu.

Daniel Roekito menuturkan, memang ada beberapa pemainnya yang tak bisa masuk line up. Hendro Siswanto dan Johan Yoga Utama masih berkutat dengan cedera. Mereka jelas tak masuk dalam tim. Lalu, Fery Aryawan terkena akumulasi kartu. Gelandang enerjik itu juga harus menonton pertandingan dari bangku penonton.

Tetapi, secara keseluruhan, anak-anak dalam keadaan siap luar dan dalam. “Ya, kemenangan dari Persijap di Samarinda memberikan semangat lebih kepada para anak-anak. Moral mereka terangkat,” kata Daniel di mess Persiba Balikpapan di Damai. Meski begitu, bukan berarti kondisi keseluruhan tim dalam keadaan bagus.

Tim Persiba Balikpapan baru saja menjalani pekan-pekan yang berat. Pertandingan berat di bawah curahan hujan di Surabaya baru saja dilalui. Setelah itu, mereka langsung ke Samarinda. Jeda waktu hanya tiga hari. Dari Samarinda, anak-anak langsung pulang ke mes dan istirahat. Masa recovery satu hari dan langsung menjalani laga melawan Persela Lamongan.

Daniel mengkhawatirkan kondisi fisik anak-anaknya anjlok. “Tadi (kemarin, Red.) mereka tak latihan. Besok (hari ini, Red.) langsung uji coba lapangan. Sengaja tak latihan untuk mengembalikan fisik mereka. Saya harap, masa recovery-nya cukup. Karena pertandingan melawan Persela pasti akan berat,” kata dia.

Daniel menuturkan, bagaimanapun juga, pertandingan yang berat beberapa pekan terakhir yang dilakoni timnya pasti akan berpengaruh. Fisik timnya pasti terkuras. Padatnya jadwal pertandingan yang dilakoni Persiba, berbanding terbalik dengan Persela yang baru menjalani 9 pertandingan. Jelas, Persela lebih diuntungkan. Kondisi mereka bugar. “Fisik sangat berpengaruh di lapangan.

Tapi saya berharap anak-anak bisa memanfaatkan masa recovery dengan baik. Semoga saja, semangat yang membuncah dari anak-anak bisa mengalahkan kelelahan mereka,” harapnya.


Baca Selengkapnya...

SEPARUH JUARA (1) Inter Milan vs Lazio (0)


MILAN – Inter Milan mengukuhkan diri sebagai Campione d’Inferno, alias juara musim dingin atau paro musim pertama. Itu setelah sang juara bertahan menang tipis 1-0 atas Lazio dinihari kemarin (21/12), sementara AC Milan yang jadi rival terdekatnya batal main akibat salju tebal.

Gol semata wayang yang terjadi di Giuseppe Meazza itu diciptakan Samuel Eto’o pada menit ke-14. Striker timnas Kamerun itu menyambar umpan silang yang dikirim Dejan Stankovic dengan heading keras. Tandukan itu sempat ditepis kiper Lazio Fernando Muslera. Namun Eto’o balik menendang bola ke sisi lain gawang yang tidak terjangkau Muslera.

Dengan kemenangan itu, posisi Inter di puncak klasemen tidak tergoyahkan. Tim besutan Jose Mourinho itu mengumpulkan 39 poin, unggul delapan angka dari Milan di posisi runner up. Sedangkan Juventus yang di awal musim setia menguntit mereka malah tertinggal sembilan angka akibat kekalahan dari Catania Minggu malam lalu.

”Menurut saya ini adalah tiga poin yang sangat penting buat psikologis pemain,” ungkap defender Inter Ivan Cordoba kepada Associated Press. ”Kami leading delapan dan sembilan poin atas lawan-lawan terdekat. Memang Milan masih punya tabungan satu pertandingan lagi. Tapi menemukan jadwal untuk melawan Fiorentina itu sendiri bakal sangat menyulitkan mereka,” lanjutnya.

Inter mengemban misi bangkit dari hasil imbang melawan Atalanta pekan lalu. Karena itu, Eto’o dkk sudah menekan sejak awal. Itu terbukti dari terjadinya gol Eto’o yang cukup cepat. Thiago Motta juga mendapat peluang kala laga baru jalan empat menit. Itu diikuti peluang Esteban Cambiasso dan Diego Milito sepanjang babak pertama.

Namun, pada babak kedua, Lazio berupaya membalas serangan Inter. Para penggawa Aquile —sebutan Lazio— membuka cukup banyak peluang. Pelatih Davide Ballardini bahkan menurunkan eks penyerang Inter Julio Cruz pada menit ke-58. Namun, akurasi yang buruk membuat 11 tendangan di kotak penalti Inter melenceng dari gawang.

Mourinho tampak sangat puas dengan kemenangan anak buahnya. ”Kami memegang kendali sepanjang pertandingan. Kami berhasil menjinakkan Lazio, baik sebelum maupun sesudah gol Eto’o. Meskipun ada beberapa kartu kuning yang sebenarnya tidak perlu,” papar Mourinho kepada Sky Sport Italia.

Menurut Mourinho, menduduki posisi teratas di akhir putaran pertama sangat berpengaruh pada perebutan scudetto. Campione d’Inferno memang tidak menjamin sebuah tim bakal lanjut jadi juara. Tapi paling tidak, itu memberi tekanan psikologis pada Juve dan Milan, bahwa mereka bisa merebut takhta Serie A untuk kali kelima beruntun.

”Semua yang terjadi pekan ini menguntungkan kami. Dalam satu hari kami memetik tiga angka, Juve kalah, sementara Milan masih punya tanggungan away ke Fiorentina,” kata pelatih asal Portugal itu.

Kendati demikian, kubu Inter kompak menyatakan bahwa perburuan titel masih sengit. Terutama di antara tiga tim teratas. Mourinho menambahkan Roma sebagai kandidat kuat ancaman Inter. Gialorossi —sebutan Roma— menunjukkan peningkatan performa yang cukup signifikan setelah sempat tersendat di awal musim.

”Milan, Juventus, dan Roma akan sangat merepotkan kami,” tutur Mourinho. ”Liga ini sangat sulit. Milan dan Juve akan melakukan segala cara untuk menjegal kami. Kami harus menjaga konsistensi, dan menghindari risiko,” timpal kapten Javier Zanetti.

Kalau Inter sudah bicara scudetto, Lazio harus mulai memikirkan Serie B. Sebab kekalahan dari Inter makin mendekatkan mereka ke zona degradasi. Aquile merosot satu setrip ke peringkat 17 dengan 16 poin. Ballardini dengan besar hati mengatakan bahwa dia tidak akan menyalahkan siapa pun kecuali dirinya sendiri.

”Inilah Lazio, dan total poin yang kami kumpulkan itu pantas kami terima,” kata Ballardini. ”Kami punya banyak masalah saat ini, tapi semua kesulitan itu harus kami atasi bersama,” imbuhnya.


Baca Selengkapnya...

Senin, 21 Desember 2009

LIONEL MESSI PEMAIN TERBAIK DUNIA 2009


ZURICH, SWISS - Sejak pertama kali diadakan tahun 1991, sudah ada 13 pesepakbola yang menjadi Pemain Terbaik Dunia, terakhir kali Cristiano Ronaldo. Adapun pemain pertama yang meraih titel bergengsi ini adalah Lothar Matthaeus.

Penyerang Barcelona, Lionel Messi akan menyempurnakan prestasinya tahun ini. Marca melaporkan bahwa pemain Argentina itu dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia 2009.

Gala penobatan itu akan digelar di markas FIFA, Zurich, Swiss, dini hari WIB nanti. Penghargaan ini diberikan atas hasil voting pelatih dan kapten tim nasional seluruh dunia.

Messi finis runner up dalam dua tahun sebelumnya. Pemain 22 tahun ini kalah dari Cristiano Ronaldo dan Ricardo Kaka pada 2008 dan 2007.

Tapi kini, pemuda asal Rosario itu hampir pasti menyambar penghargaan individu paling bergengsi di jagat sepakbola itu. Messi segera menyandingkannya dengan Ballon d'Or, penghargaan Pemain Terbaik Eropa 2009.

Pemain Terbaik Dunia 2009 ini muncul dua hari setelah Messi mencetak gol penentu kemenangan Barcelona di perpanjangan waktu final Piala Dunia Klub 2009 di Abu Dhabi. Messi juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di ajang itu.

Kemenangan atas klub Argentina, Estudiantes de la Plata itu membuat Blaugrana total meraih enam trofi sepanjang 2009. Rekor ini sepertinya takkan terkejar di pentas sepakbola dunia di level klub.

Jika benar meraih penghargaan Pemain Terbaik Dunia 2009, Messi akan menjadi pemain Argentina pertama sejak penghargaan itu diadakan pada 1991.

Adapun nama-nama besar yang berhasil merengkuh gelar yang diperoleh berdasarkan voting dari pelatih dan kapten timnas anggota FIFA ini. Berikut adalah daftar nama peraihnya.

Daftar pemenang

1991: Lothar Matthaeus
1992: Marco van Basten
1993: Roberto Baggio
1994: Romario
1995: George Weah
1996: Ronaldo
1997: Ronaldo
1998: Zinedine Zidane
1999: Rivaldo
2000: Zinedine Zidane
2001: Luis Figo
2002: Ronaldo
2003: Zinedine Zidane
2004: Ronaldinho
2005: Ronaldinho
2006: Fabio Cannavaro
2007: Kaka
2008: Cristiano Ronaldo

Baca Selengkapnya...

WASPADAI PRODUKTIVITAS BERUANG MADU


BALIKPAPAN-Pelatih Persela Lamongan Widodo C Putro begitu mewaspadai produktivitas gol yang dihasilkan para penyerang Persiba. Sejauh ini Persiba telah mengoleksi 18 gol, sedangkan Persela hanya 9 gol. Widodo tidak ingin saat Laskar Joko Tingkir yang bertandang ke Balikpapan menjadi bulan-bulanan tim berjuluk Beruang Madu itu, Rabu (23/12).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, tak hanya lini belakang yang dikomandoi Fabiano Beltrame dan Tomi Rifka yang akan diberi tugas ekstra untuk meredam laju para penyerang Persiba seperti J-Lo, Sultan Samma dan Park Jung Hwan.

Gelandang Persela juga diwajibkan berada tak jauh dari pemain belakang jika penyerang Persiba mulai masuk ke area Persela.
"Meski Persiba kerap menang dengan angka telak, saya tidak gentar menatap laga besok lusa," kata Widodo.

Widodo bahkan mengklaim bahwa timnya saat ini telah menemukan kerangka permainan yang lebih jelas pasca kemenangan 2-0 atas Persema dan 1-0 atas pemuncak klasemen sementara, Arema Indonesia, di Stadion Surajaya, Lamongan. Kepercayaan diri para striker juga semakin meningkat seiring kesuksesan Varney Pas Boakay membobol gawang Persema serta gol tunggal Samsul Arif ke gawang Arema Indonesia."Bukti ini menjadi sinyal bahwa para striker Jaka Tingkir mulai memperlihatkan ketajaman dan tidak mandul lagi," ujar Widodo.

Kepercayaan berlipat pun tengah merasuki bomber Persiba asal Rep. Korea Park Jung Hwan, yang mulai nyetel dan unjuk ketajaman di depan pendukung setianya Balistik.





Baca Selengkapnya...

PERSELA MENUJU BALIKPAPAN

LAMONGAN - Pagi hari ini, Persela (21/12) terbang ke Balikpapan dengan kekuatan penuh. Persela Lamongan siap menantang Beruang Madu di Stadion Persiba lusa (23/12).
Tidak jauh menyimpang dari tim yang diturunkan di dua pertandingan home, pelatih Widodo C Putro memboyong 18 pemain untuk menghadapi tuan rumah Persiba. Hanya FX Yanuar yang terpaksa ditinggal, karena pemain yang berposisi sebagai tembok pertahanan lini belakang ini terkena akumulasi dua kartu kuning.

Tiga pemain asing semuanya turut serta. Ini setelah Fabiano Rossa Beltrame kini sudah lepas dari sanksi akumulasi dua kartu kuning dan Martinz Zada dinyatakan sembuh dari cidera kakinya. ”Kalau Varney Vas Boakay’kan tidak ada masalah. Jadi tiga pemain asing kita semua berangkat,’’ kata Widodo.

Keberangkatan tim asuhan Widodo C Putro ke Balikpapan ini didorong semangat tinggi. Mereka sama sekali tidak terpengaruh dengan berbagai persoalan yang beberapa hari ini sedang menimpa Persela. Yaitu, terkait dengan pembatalan laga melawan PSM Makassar. Sedianya ditarungkan di Stadion Brawijaya Kediri, kemarin, tapi secara mendadak dinyatakan ditunda. Padahal Fabiano dkk saat itu sedang perjalanan menuju Kediri.

”Sebagai pemain professional anak-anak tetap bertekat berangkat dan tampil dengan semangat saat dijamu Persiba nanti. Mudah-mudahan penundaan kemarin itu akan tergantikan dengan keberuntungan di Balikpapan nanti,’’ imbuhnya.

Sementara soal kasus pembatalan laga dengan PSM vs Persela, sebenarnya tim berjuluk Pasukan Ramang ini juga mengajukan banding untuk mendapatkan keringanan hukuman. Tapi, putusan banding belum didapat, PSM ternyata sudah meninggalkan Kediri. Kejadian itu sempat diprediksi bahwa Persela akan mendapatkan kemenangan WO. Sebab, sampai menjelang hari pertandingan tanpa ada pemberitahuan apapun dari PT Liga Indonseia selaku pemyelanggara pertandingan.

Tapi, begitu Persela berangkat ke Kediri sehari sebelum laga, tim kebanggaan warga Lamongan ini baru mendapatkan surat penundaan. Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Nurdin Halid yang meminta laga PSM v Persela ditunda. Persela merasa dirugikan, sehingga langsung melayangkan surat protes ke PSSI.

Last 10 H2H Matches
02-03-2009 Super Liga Persiba Balikpapan Persela Lamongan 1 - 0
20-10-2008 Super Liga Persela Lamongan Persiba Balikpapan 1 - 0
26-04-2006 Divisi Utama Persiba Balikpapan Persela Lamongan 4 - 0
01-02-2006 Divisi Utama Persela Lamongan Persiba Balikpapan 2 - 2
02-07-2005 Divisi Utama Persela Lamongan Persiba Balikpapan 2 - 0
13-03-2005 Divisi Utama Persiba Balikpapan Persela Lamongan 1 - 0

Baca Selengkapnya...

J-Lo benamkan ambisi Persijap


SAMARINDA-Kekalahan Persijap Jepara dari Persiba Balikpapan 1-0 dalam laga usiran tanpa penonton di stadion Palaran Samarinda, tidak lepas dari kelihaian Striker Persiba, Julio Lopez yang mampu memanfaatkan ruang gerak sempit di luar kotak penalti.

Kubu Persijap pun mengakui kecolongan dalam mengawal striker Julio Lopez yang kini top skor sementara dengan mengemas delapan gol.

"Kita kecolongan di menit 17. Padahal kami sudah menekankan agar Lopez jangan bebas. Tapi inilah sepakbola. Tapi kami sudah bermain bagus. Masalah kami juga pada penyelesaian akhir," jelas manajer Persijap Suko Santoso dalam keterangan pers usai pertandingan di Palaran Samarinda, Minggu (20/12/2009).

Gol Persiba tercipta berkat kerjasama antara Park Jung Hwan dengan Julio Lopez. Bola umpan matang dari Park diolah oleh J-Lo dan sempat mengecoh satu pemain belakang Persijap. Meski dalam ruang gerak yang sempit, J-Lo melakukan aksi memutar badan dan melesakan bola ke jaring tanpa bisa dihalau Danang Wihatmoko disisi kanan gawangnya.

Suko Santoso mengakui masuknya Johan Juansyah dibabak kedua membantu serangan striker Pablo Frances yang dikawal ketat, namun hasilnya kurang maksimal. "Memang itu stategi kita di babak kedua. Johan Juansyah kita naikan kedepan untuk bantu serangan, tapi ternyata kurang maksimal," terangnya.

Persijap pun mengakui kekalahan tipis dari Persiba Balikpapan yang tampil bagus dalam partai usiran itu. "Kami ucapkan selamat atas kemenangan Persiba," katanya.

Sementara Pelatih Persiba Balikpapan Haryadi bersyukur timnya bisa memetik poin penuh dalam laga usiran tanpa penonton ini. Haryadi mengakui ada sejumlah peluang bagus yang berpotensi menciptakan gol. Namun, penyelesaian akhir tidak bisa dilakukan dengan baik oleh pemain persiba.

"Selain masalah finishing ini juga bisa disebabkan faktor kelelahan pemain karena dalam satu bulan ini terdapat 4-6 pertandingan dilakoni Persiba," tandasnya.

Selain itu sikap cepat puas para pemain Persiba juga menyebabkan serangan Persiba ke jala Persijap tidak membuahkan gol kedua. "Tapi kemenangan ini patut kita syukuri. Kita memiliki beban moril dalam laga usiran tanpa penonton," tambahnya.



Baca Selengkapnya...

Julio Lopez menangkan Persiba


Persiba Balikpapan sukses menjaga jarak dengan pimpinan klasemen sementara Liga Super Indonesia, Arema Indonesia, setelah menang tipis atas Persijap Jepara 1-0 melalui gol tunggal Julio Lopez, Minggu (20/12).

Dengan tambahan tiga angka ini, "Beruang Madu" kini hanya selisih tiga poin dengan Arema yang memiliki 24 poin. Yang lebih fantastis, kemenangan ini diraih di Stadion Utama Kaltim, Samarinda, karena tim arahan Direktur Teknik, Daniel Roekito itu tengah menjalani laga usiran tanpa penonton, imbas dari sanksi yang dijatuhkan Komdis karena aksi pemukulan wasit Djajat Sudrajat yang terjadi saat mereka dikalahkan Persitara Jakarta Utara awal bulan lalu.

Satu-satunya gol di pertandingan ini dicetak striker asal Cili, Lopez, sekaligus golnya yang kedelapan di LSI musim ini dan memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara.

Menanggapi kekalahan ini, Asisten Pelatih Persijap, Anjar JW, mengatakAn jika mereka lengah di awal-awal pertandingan dan merasa sangat kecolongan. Menurutnya, pemain sekelas Lopez tak boleh di biarkan tanpa kawalan.

"Kami kecolongan. Kami langsung mengintruksikan untuk menekan dan jangan membiarkan J-Lo sendirian membawa bola." ujarnya singkat.

Di laga lainnya, Persema Malang berhasil menaklukkan perlawanan tim kuat Sriwijaya FC (SFC) juga dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gajayana, Malang.

Adalah gelandang enerjik, M. Kamri, menjadi pahlawan Persema setelah mampu mencetak gol di masa injury time. Pemain bertubuh mungil ini sukses memaksimalkan umpan silang Siswanto dan mengoyak jala SFC yang dikawal Ferry Rotinsulu yang menggantikan Hendro Kartiko yang sebelumnya pingsan di menit ke-58 karena kepalanya membentur gawang.

Dengan donasi tiga angka ini, tim arahan Subangkit menyamai poin Persela Lamongan dengan 19 poin, namun harus puas duduk di peringkat empat. Sedangkan bagi "Laskar Wong Kito", turun satu tingkat ke posisi tujuh dengan raihan 17 poin.



Baca Selengkapnya...

Minggu, 20 Desember 2009

Beruang Madu cakar Laskar Kalinyamat


Persiba Balikpapan menekuk tamunya Persijap Jepara 1- 0, dalam laga lanjutan Indonesian Super League (ISL) di Stadion Utama Kaltim, Palaran,Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (20/12/2009) sore. Gol tunggal Persiba lahir dari kaki Julio Lopez.



Di menit awal pertandingan yang disaksikan tanpa penonton itu, kedua kesebelasan tampil saling menyerang. Ketatnya barisan belakang Persiba yang dikawal Mijo Dadic mampu mematahkan serangan Persijap.

Di lini tengah terjadi duel antara pemain Persiba Julio Lopez serta pemain Persijap Phaitoon Thiatma. Persiba mencoba memanfaatkan lebar lapangan dengan membangun serangan di sayap kanan melalui pemain belakang Dwi Joko yang turun memperkuat daya serang.

Pada menit 15 anak-anak Persiba yang diarsiteki Hariyadi mulai mendominasi serangan. Gerak cepat striker Ferry Ariawan dengan memberi umpan lambung dari sektor kanan dimanfaatkan dengan baik Julio Lopez.

Sontekan Lopez di tengah ketatnya pengawalan barisan belakang Persijap sukses menundukkan Danang Wihatmoko yang berada di bawah mistar gawang Persijap di menit ke-16. Kedudukan berubah 1-0 untuk Persiba.

Persijap mencoba bangkit dari ketertinggalan tapi lagi-lagi mampu dipatahkan Mijo Dadic di barisan belakang. Sementara akselerasi Julio Lopez bersama dengan striker Persiba Park Jung Hwan tercatat beberapa kali mengancam pertahanan lawan.

Mencoba lepas dari tekanan, Persijap melancarkan serangan balik. Tapi peluang emas Noorhadi di menit ke-33 serta Phaitoon di menit ke-37 hanya mampu membentur tiang gawang Persiba yang dikawal I Made Wirawan.

Memasuki babak kedua, Persiba kembali menekan pertahanan Persijap yang diasuh Junaidi. Sebaliknya, Persijap juga tidak menurunkan tempo permainannya untuk berupaya menyamakan kedudukan.

Variasi serangan balik Persijap yang dibangun dari sektor sebelah kiri melalui Dony FS sesekali mengancam jantung Persiba meski kembali kandas melalui kaki Mijo Dadic. Serangan balik di sektor kanan melalui Johan Juansyah juga mengalami nasib yang sama.

Di kubu Persiba, masuknya Sultan Samma menggantikan Park Jung Hwan di lini depan nyaris berbuah gol kedua. Di menit ke-70, Samma nyaris menambah gol setelah tendangannya melenceng tipis dari sebelah kiri gawang Persijap.

Akan tetapi pada akhirnya skor 1-0 untuk Persiba tak berubah sampai akhir pertandingan.

Baca Selengkapnya...

Piala Dunia Antarklub 2009 Tekuk Estudiantes, Barca Klub Terbaik Dunia


Barcelona akhirnya memastikan diri jadi klub terbaik di dunia setelah mengalahkan Estudiantes 2-1 di final Piala Dunia Antarklub, Sabtu 19 Desember 2009 (Minggu dini hari WIB).

Setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal, Barca memastikan kemenangan lewat gol Lionel Messi di babak tambahan.



Bertanding di Zayed Sports City, Abu Dhabi, Barca sempat kebobolan lebih dulu di menit 37 lewat sundulan Mauro Boselli. Pemain nomor 17 itu berhasil lolos dari jebakan off side dan menyarangkan bola melewati kepala Valdes. Keunggulan Estudiantes itu bertahan hingga babak pertama selesai.

Masuk paruh kedua, Barca masih belum melepaskan tekanan. Bertubi-tubi pasukan Catalunya itu menyerang kubu Estudiantes. Namun penampilan kiper dan defender Estudiantes wajib diacungi jempol.

Sebab dengan keuletan kedua lini ini, kerjasama Messi-Xavi-Ibra bisa dibendung.

Namun, tembok Estudiantes akhirnya runtuh juga di menit 89. Itu membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu 2x15 menit.

Di babak ekstensi itu, Barca masih juga belum menghentikan percobaan golnya. Seperti tak kehilangan energi dari dua babak awal, Zlatan Ibrahimovic dan kawan-kawan terus menggempur Estudiantes.

Hal ini membuat pemain-pemain Estudiantes kedodoran dan akhirnya bisa dimanfaatkan Messi. Pemain Terbaik Eropa 2009 itu melakukan aksi melayang untuk menyambut umpan lambung. Dada Messi langsung menyodorkan bola ke jala Estudiantes.

Stadion Zayed Sports City pun bergemuruh dengan gol itu. Pendukung Barca yang tadinya sempat pasrah menunggu adu algojo dari titik penalti bisa bernapas lega. Skor akhir 2-1 untuk keunggulan El Barca.

Baca Selengkapnya...

Menang, Pep Berterimakasih Pada Eto'o

Barcelona memastikan diri jadi klub terbaik di dunia dengan memenangkan kejuaraan Piala Dunia Antarklub 2009. Melawan Estudiantes, Barca unggul 2-1 di Zayed Sports City, Abu Dhabi, Sabtu 19 Desember 2009 (Minggu dini hari WIB).

Kemenangan itu menjadikan Barca sebagai

klub pertama yang bisa memenangi enam gelar dalam satu tahun. Sebelum gelar ini, Barca sudah lebih dulu menjadi juara di La Liga, Copa del Rey Spanyol, Piala Super Spanyol, Liga Champions Eropa, dan Piala Super Eropa.

Menjadikan Barca sebagai salah satu klub tersukses yang pernah tercatat dalam sejarah sepakbola. Bukan hal kecil tentunya karena diperoleh lewat kerjasama tim apik dari seluruh pemain. Inilah yang membuat pelatih Barca, Pep Guardiola, tidak lupa pada jasa mantan strikernya, Samuel Eto'o.

Eto'o yang kini sudah pindah ke Italia membela Inter Milan, dianggap berjasa menghantar setengah dari semua gelar itu.

"Saya ingin berterima kasih pada Eto'o dan semua (pemain) yang pernah hadir di sini tahun lalu. Mereka juga bagian dari sukses," kata Guardiola seperti dilansir Goal.

"Menang adalah hasl istimewa. Dari awal kami sudah tahu kalau pertandingan ini tidak akan mudah," tegasnya lagi.

Guardiola terlihat jadi pihak paling was-was dalam partai pamungkas dini hari WIB itu. Bagaimana tidak, Barca tertinggal lebih dulu di menit 37 lewat sundulan Mauro Boselli. Pasukan Guardiola baru bisa menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol Pedro di menit 89.

Itu membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Dan tampil sebagai pahlawan adalah Lionel Messi yang menciptakan gol di babak tambahan itu. Skor akhir pun 2-1 untuk klub Catalunya ini.

"Pedro adalah pemain dengan bakat luar biasa. Target dirinya adalah mencetak gol. Dia sudah sangat membantu kita," kata Guardiola.

Baca Selengkapnya...

POHANG STEELERS JAGA KEHORMATAN ASIA

ABU DHABI- Pohang Steelers berhasil menjaga kehormatan Asia di Piala Dunia Antarklub. Tim asal Korea Selatan itu berhasil meraih tempat ketiga setelah sukses mengandaskan Atlante melalui drama adu penalti.

Dalam pertandingan di Zayed Sport City, Sabtu (19/12) malam Wita, kedua tim bermain imbang 1-1 dalam waktu 90 menit normal.

Kedua tim menunjukkan permainan terbuka di awal babak pertama. Situasi saling serang pun terlihat sampai menit ke-25.

Atlante mendapat peluang emas di menit 12 ketika Gabriel Pereyra memenangi duel udara dengan pemain belakang Pohang dan melepaskan tandukan yang masih membentur mistar gawang.

Sementara Pohang yang kalah secara fisik lebih banyak mengandalkan serangan balik cepat. Chang Hoo Song yang lepas dari kawalan pemain-pemain belakang Atlante, melepaskan tendangan cungkil indah yang melewati kiper Vederico Vilar namun masih sedikit menyamping.

Kiper kedua tim, Don Jing Song di klub Pohang dan Federico Vilar dari Atlante tampil apik untuk menghalau peluang-peluang yang ada. Dan di menit 42 Pohang berhasil unggul duluan melalui sontekan Denilson.

Berawal dari umpan silang dari sisi kiri, Denilson berhasil mencari celah untuk memanfaatkan kesalahan koordinasi dari pemain belakang Atlante dan berhasil merebut bola liar di dalam kotak penalti. Dia lantas melepaskan tendangan kaki kanan sebelah luar untuk memperdaya Vilar. Skor 1-0 bertahan sampai turun minum.

Pohang yang hanya dituntut untuk dapat mempertahankan keunggulan malah lengah dan kecolongan ketika belum genap satu menit menjejak rumput di babak kedua. Melalui skema serangan cepat, pemain Atlante, Rafael Marquez Lugo yang menerima umpan dari sisi kanan, melepaskan tendangan mendatar yang mengarah ke tiang jauh dan gagal dijangkau Jing Song.

Skor 1-1 bertahan sampai babak kedua berakhir. Pertandingan pun harus dilanjutkan melalui adu penalti untuk menentukan siapa yang berhak keluar sebagai pemenang. Di babak tos-tosan ini Pohang berhasil unggul 4-3 untuk untuk keluar sebagai juara ketiga di Piala Dunia Antarklub.(*/dt/rtr)

Baca Selengkapnya...

Senin, 14 Desember 2009

Balistik Tambah Kekuatan Ke Surabaya

Kekalahan Persiba tak perlu diratapi puluhan Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik) yang ikut menyaksikan perjuangan tim kesayangannya di Stadion Brawijaya, kemarin sore. Meski merogoh kocek lebih dalam baik untuk membeli tiket, baik pesawat ataupun karcis masuk stadion, Balistik tetap mengaku puas dengan performa pemain di lapangan.

“Kalah menang sudah biasa, kami tetap cinta Persiba,” ucap Iwan, koordinator Balistik dalam tur Kediri-Surabaya.

Sesaat sebelum kick off, Balistik yang tiba di Kota Tahu, Sabtu (12/12) malam dan memilih menumpang tidur di mess pemain Persik sempat melakukan tukar cenderamata dengan Persikmania. Iwan sebagai perwakilan rekan-rekannya menyerahkan kaus Balistik dan disambut dengan cenderamata berupa syal khas Persikmania. “Kami tidak melihat harganya. Ini simbol persaudaraan kami sesama suporter Indonesia yang mencintai perdamaian,” ucap Iwan.

Setelah bertandang ke Kediri, Balistik akan melanjutkan perjalanan ke Surabaya. Iwan berjanji saat membela timnya di Surabaya akan datang kekuatan tambahan dari Balikpapan. Diperkirakan ada sekitar 100 orang, termasuk tambahan Balistik yang tersebar di beberapa kota di Jawa Timur yang notabene adalah pelajar dan mahasiswa asal Balikpapan.

“Kapan lagi kami bisa tur ke Jawa dan belajar menjadi suporter yang lebih kreatif dan bisa membangun citra baik. Apalagi setelah Persiba harus diusir dan kami tidak bisa memberikan dukungan,” ujar Iwan merujuk hukuman Komdis PSSI yang menjatuhkan hukuman dua laga kandang usiran tanpa penonton.

Baca Selengkapnya...

BALISTIK (Balikpapan Suporter Fanatik)

Sorak-sorai terdengar dari arah timur tribun terbuka stadion Persiba Balikpapan. Kembang api yang terlontar ke atas, meledak, dan mengeluarkan cahaya pun tak bisa meredam suara ribuan manusia di tempat itu. Berbagai lagu mereka nyanyikan. Sorak sorai dan tepuk tangan riuh pun semakin menjadi-jadi tatkala Julio Lopez melesakkan golnya ke gawang lawan.

Mereka tak pernah lelah. Yang bernyanyi dan bersorak ataupun yang sementara menabuh genderang. Mereka sama-sama larut dalam memberikan dukungan ke tim kesayangannya saat ratusan penonton dari tribun terbuka dan tertutup melangkah ke luar stadion karena puas dengan permainan Mijo Dadic dkk. Memang para anak muda yang terus bersorak sepanjang pertandingan memberikan dukungan ke anak-anak Beruang Madu tak bisa disamakan dengan suporter lainnya.

Apalagi yang langsung angkat kaki keluar stadion jika Persiba bermain buruk, imbang, apalagi kalah. Sebab mereka memang adalah Persiba Mania. Mereka supporter Persiba yang kemudian melebur dalam satu komunitas bernama Balistik (Balikpapan Supporter Fanatik). Mereka inilah suporter fanatik Persiba. Memberi dukungan dan spirit saat Persiba bermain bagus dan menang ataupun ketika lagi sial dan seri atau kalah sekalipun.

Tak ada yang bisa membantah jika mereka suporter kreatif Persiba. Tak heran jika mereka masuk dalam jajaran suporter fanatik di tingkat nasional. Sebut misalnya Aremania di Malang atau The Jak, suporter Persija. "Balistik terbentuk awalnya dari keinginan teman-teman untuk memberikan dukungan ke Persiba. Kita mau memberi spirit, tidak hanya datang duduk dan diam. Kita ingin memperlihatkan wujud dukungan dengan bersorak sorai.

Makanya, Balistik kita dirikan," kata Suwanto yang kali ini terpilih sebagai ketua umumnya menggantikan ketua sebelumnya H. Kamaruddin. Awalnya, jumlah anggota Balistik an hanya sekira 100 orang. Namun melihat cara Balistik memberikan dukungan yang kretatif dan menghibur, satu persatu anak muda pun bergabung. Akhirnya saat ini, anggota tetap Balistik sudah lebih banyak lagi.

Bahkan jika dihitung dengan yang tidak terdaftar atau simpatisan,jumlahnya cukup banyak. "Alhamdulillah animo bergabung Balistik besar. Kita dari berbagai macam profesi yang mempunya keinginan sama mensupport Persiba. Mau pelajar hingga yang sudah kerja. Dia miskin atau pun kaya semua ada di Balistik," kata Arie anggotan Balistik dari elemen Balikpapaners. Kehadiran Balistik juga mengusung obsesi mulia.

Mereka tidak sepakat dengan aksi kekerasan di stadion bahkan di sejumlah wilayah di Balikpapan. Tak heran jika tujuan awal hadirnya Balistik juga lantaran adanya keinginan meredam perang kelompok di kota ini. "Kita tidak sepakat lagi dengan tawuran suporter. Awalnya juga untuk meredam keributan kelompok. Kita prihatin dengan perang kelompok suporter. Syukur setelah sebagian dari anak muda bergabung, perang kelompok pun hilang," timpal Wanto.(san)

Tambah Spirit dan Mandiri

Disebut sebagai suporter fanatik lantaran mereka mampu memberikan spirit ke pemain Persiba dengan cara berbeda. Sorak-sorai mereka dibarengi gerakan badan, khususnya tangan membuat mereka tampil beda di stadion. Belum lagi puluhan lagu mereka nyanyikan di stadion membuat suasan menjadi lebih semarak. Untuk lagu, menurut Wanto, sudah tak terhitung jumlahnya yang mereka buat untuk membangkitkan spirit Beruang Madu.

Mereka memang suporter kreatif dan fanatik. Bahkan, mereka tidak rela membiarkan anak-anak Persiba bertarung sendiri. Mereka selalu ingin hadir ke stadion, meski jumlahnya dihitung jari hanya untuk memperlihatkan bahwa Persiba main dengan dukungan suporter. "Kita keliling Indonesia memberikan dukungan. Bahkan Kita sempat keluar daerah untuk mendukung Persiba," katanya.

Balistik yang juga aktif melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan, bazaar, ataupun bagi tazil di bulan Ramadhan . Khususnya dalam hal totalitas dukungan terhadap Persiba . Kebiasaan lama, di mana suporter masuk dengan gratis ke stadion menurut Wanto harus dihilangkan. "Kita mau tidak pilih kasih suporter. Tidak boleh ada kelompok suporter yang termarjinalkan. Balistik, biar ditawari berapa kita akan tidak akan masuk gratis.

Sementara ada kelompok suuporter yang difasilitasi alat dan gratis masuk. “Kami selalu menanamkan bahwa Balistik adalah suporter yang mandiri, kami ingin berusaha bagaimana Persiba maju dengan dukungan murni kami. smeoga Persiba mampu berprestasi baik kedepannya itu harapan kami,” tegasnya. Di mana kecintaan mereka. Biarpun berkembang, tapi mereka tidak didasari semangat dan kepedulian.

Kita sendiri selalu ada dan eksis karena kita punya semangat dan kemauan menyumbang. Kita ingin membantu Persiba. Makanya, kapan ada yang manjat dipecat. " katanya mencoba meyakinkan. Komitmen memberikan dukungan secara total ke Persiba itulah yang membuat orang tertarik bergabung.

Arie yang bergabung di awal terbentuknya komunitas ini mengatakan, awalnya, ia sama sekali tidak suka suporter. "Kenapa mereka ribut, dan membuat orang tidak konsentrasi menonton. Itu yang membuat saya tidak suka.

Baca Selengkapnya...