Barcelona memastikan diri jadi klub terbaik di dunia dengan memenangkan kejuaraan Piala Dunia Antarklub 2009. Melawan Estudiantes, Barca unggul 2-1 di Zayed Sports City, Abu Dhabi, Sabtu 19 Desember 2009 (Minggu dini hari WIB).
Kemenangan itu menjadikan Barca sebagai
klub pertama yang bisa memenangi enam gelar dalam satu tahun. Sebelum gelar ini, Barca sudah lebih dulu menjadi juara di La Liga, Copa del Rey Spanyol, Piala Super Spanyol, Liga Champions Eropa, dan Piala Super Eropa.
Menjadikan Barca sebagai salah satu klub tersukses yang pernah tercatat dalam sejarah sepakbola. Bukan hal kecil tentunya karena diperoleh lewat kerjasama tim apik dari seluruh pemain. Inilah yang membuat pelatih Barca, Pep Guardiola, tidak lupa pada jasa mantan strikernya, Samuel Eto'o.
Eto'o yang kini sudah pindah ke Italia membela Inter Milan, dianggap berjasa menghantar setengah dari semua gelar itu.
"Saya ingin berterima kasih pada Eto'o dan semua (pemain) yang pernah hadir di sini tahun lalu. Mereka juga bagian dari sukses," kata Guardiola seperti dilansir Goal.
"Menang adalah hasl istimewa. Dari awal kami sudah tahu kalau pertandingan ini tidak akan mudah," tegasnya lagi.
Guardiola terlihat jadi pihak paling was-was dalam partai pamungkas dini hari WIB itu. Bagaimana tidak, Barca tertinggal lebih dulu di menit 37 lewat sundulan Mauro Boselli. Pasukan Guardiola baru bisa menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol Pedro di menit 89.
Itu membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Dan tampil sebagai pahlawan adalah Lionel Messi yang menciptakan gol di babak tambahan itu. Skor akhir pun 2-1 untuk klub Catalunya ini.
"Pedro adalah pemain dengan bakat luar biasa. Target dirinya adalah mencetak gol. Dia sudah sangat membantu kita," kata Guardiola.
Menjadikan Barca sebagai salah satu klub tersukses yang pernah tercatat dalam sejarah sepakbola. Bukan hal kecil tentunya karena diperoleh lewat kerjasama tim apik dari seluruh pemain. Inilah yang membuat pelatih Barca, Pep Guardiola, tidak lupa pada jasa mantan strikernya, Samuel Eto'o.
Eto'o yang kini sudah pindah ke Italia membela Inter Milan, dianggap berjasa menghantar setengah dari semua gelar itu.
"Saya ingin berterima kasih pada Eto'o dan semua (pemain) yang pernah hadir di sini tahun lalu. Mereka juga bagian dari sukses," kata Guardiola seperti dilansir Goal.
"Menang adalah hasl istimewa. Dari awal kami sudah tahu kalau pertandingan ini tidak akan mudah," tegasnya lagi.
Guardiola terlihat jadi pihak paling was-was dalam partai pamungkas dini hari WIB itu. Bagaimana tidak, Barca tertinggal lebih dulu di menit 37 lewat sundulan Mauro Boselli. Pasukan Guardiola baru bisa menyamakan kedudukan 1-1 lewat gol Pedro di menit 89.
Itu membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Dan tampil sebagai pahlawan adalah Lionel Messi yang menciptakan gol di babak tambahan itu. Skor akhir pun 2-1 untuk klub Catalunya ini.
"Pedro adalah pemain dengan bakat luar biasa. Target dirinya adalah mencetak gol. Dia sudah sangat membantu kita," kata Guardiola.
0 komentar:
Posting Komentar